Lingkar Kemanusiaan Indonesia Gerakkan Program Namira Di SMPN 1 Mallusetasi Kabupaten Barru

Surahmin AP, Mengajak Lingkar Kemanusiaan Indonesia (LKI) Menggerakkan Program NAMIRA di SMPN 1 Mallusetasi pada hari Sabtu 11 Januari 2020 yang dilaksanakan dilingkungan SMPN 1 Mallusetasi.

Program Namira merupakan singkatan dari Narekko Mitaki Roppo Alai (Jika kita melihat sampah ambil) program ini digagas dalam rangka mengatasi persoalan sampah di lingkup Kabupaten Barru.

Surahmin berharap Program NAMIRA menjadi solusi dalam rangka mengsukseskan Sekolah Sehat dan Ramah Anak di sekolah yang ia pimpin.


Pada hari yang sama LKI juga mengajak Pemerintah dan Masyarakat Kelurahan Palanro untuk melaksanakan Program NAMIRA di Lingkungan Palanro Utara.

Wahyudin Adam penggerak kegiatan ini mengatakan

Sampah menjadi salah satu masalah yang sangat serius jika ini tidak dikelolah dengan baik, berpotensi menjadi bencana besar bagi kehidupan manusia.

Selain pemerintah, masyarakat dan organisasi kepemudaan harus mengambil peran untuk mangatasi persoalan sampah di wilayah kabupaten Barru, hal tersebut menjadi alasan kuat sehingga LKI menggerakkan proram NAMIRA sebagai salah satu solusi mengatasi masalah sampah di Kabupaten Barru, Sehingga Wahyudin Adam sebagai Ketua Umum LKI berharap Program NAMIRA tidak hanya di Gerakkan Oleh LKI, namun ia juga berharap Program NAMIRA bisa di Gerakkan Oleh Lembaga dan organisasi manapun yang ada di Lingkup Kabupaten Barru.


Undangan Surahmin untuk Menggerakkan NAMIRA di SMPN 1 Mallusutasi menjadi moment penting untuk mempublikasikan kemasyarakat luas bahwa Program NAMIRA bisa digerakkan oleh lembaga manapun.

Bentuk keseriusan dalam menggerakkan program Namira di Kabupaten Barru, LKI telah membentuk TIM Penggerak NAMIRA, Ketua LKI berharap agar dengan dibentuknya TIM Penggerak NAMIRA maka Program NAMIRA dapat menjadi budaya di masyarakat, Instansi pemerintah, sekolah dan organsasi yang ada di Lingkup Kabupaten Barru.

Kontributor : Ilham

Editor : Darwis

Leave A Reply

Your email address will not be published.